Nara berarti
lelaki. Ishwari berarti
perempuan. Bila keduanya ada dalam satu badan disebut Arddha Nareshwari,
berarti ‘setengah lelaki setengah perempuan’. Perwujudan setengah laki setengah
perempuan dipergunakan merepresentasikan Acintya. Arddha Nareshwari menunjukkan
persatuan energi kesadaran Purusha dengan energi Shakti Pradhana. Kesadaran setingkat Shiwa memiliki kedua energi itu dan
sekaligus bebas dari keduanya. Hanya setelah bebas dari apa yang dimiliki
barulah disebut memiliki. Dalam khasanah sastra Hindu, ada banyak cerita mistis
Arddha Nareshwari, yang juga disebut Parangada.
Senin, 23 Februari 2015
Arddha Candrika Wyuha
Wyuha
berarti formasi tentara dalam perang. Arddha Candrika berarti bulan separo.
Arddha Candrika Wyuha adalah satu formasi tentara dalam perang yang bentuknya
menyerupai bulan separo. Menurut Kakawin Bharata Yuddha, formasi ini terdiri
dari tiga divisi pasukan.
Arddha Candra
Arddha Candra berbentuk bulan separo. Dalam Pranawa
Ongkara, Ardha Chandra merepresentasikan bumi. Di atasnya ada Windu, atau
Bindu, representasi matahari. Paling atas adalah Nada, representasi vibrasi
energi abadi. Di atas itu kosong. Arddha Candra Shakti adalah bulan separo yang
memiliki lima
aspek fungsional. Aspek itu disebut Kala. Kelimanya adalah Jyotsna,
Jyotsnawati, Kanti, Suprabha, Wimala.
Windu
Windu antara lain berarti ‘tetesan’ berbentuk bulatan
bening seperti embun di ujung rumput; berarti ‘bulan’ dalam konteks Bhatari
Windu; berarti ‘lingkaran kosong’. Windu, atau Bindu adalah bagian dari Pranawa
Ongkara. Terletak di atas Arddha Candra di bawah Nada-Brahma.
Taya
Secara harfiah taya berarti ‘bukan seseorang’,
‘tak ada’, ‘tak di sana tidak di sini’, ‘bukan mahluk’, ‘bukan yang ada’,
‘ketidakadaan’. Taya dipergunakan menyebut Shiwa yang Shunya. Sang Hyang Taya
juga disebut Sang Hyang Niratmaka. Keduanya sama-sama berarti ‘Ia yang tidak
nyata’.
Shunya ning Shunya
Shunya Ning Shunya berarti kesadaran paling tinggi, kesadaran
Paramashiwa. Ganapati Tattwa menyebutkan: “Keberadaan Bathara di dalam, beliau
selalu di sana.
Di dasar hati, itulah yang disebut Alam Goa. Ia sangat halus. Shunya ning
Shunya, kecilnya kecil. Itulah alam Paramakewalya. Tidak ada suka dan duka
Langganan:
Postingan (Atom)